Definisi sastra memiliki banyak macam makna mulai dari sastra sebagai seni sampai dengan ungkapan rasa. Sejatinya, sastra adalah bagaimana penulis dan pembaca membawa makna tersebut menjadi kekuatan rasa bermediakan bahasa yang dapat diungkapkan melalui banyak cara.
Definisi bercabang inilah yang menjadi akar pengelompokkan beberapa aliran dalam sastra. Aliran sastra merupakan cara menggambarkan prinsip dan pandangan suatu karya sastra berikut dengan penulisnya. Aliran sastra dapat menggambarkan pandangan hidup yang dianut oleh sastrawan tersebut.
Berikut aliran sastra menurut Aoh K. Hadimadja dalam buku Aliran-Aliran Klasik, Romantik, dan Realisme dalam Kesusastraan (1972).
• Aliran Klasik ditujukan pada karya-karya sastra yang bersifat kuno dan memiliki pedoman yang sangat tinggi.
• Aliran Romantik ditujukan pada seorang sastrawan yang menggunakan perasaan mereka yang disampaikan secara tersirat dengan menggunakan gaya diksi dibuat secara indah dan dramatik.
• Aliran Realisme ditujukan pada karya sastra yang disampaikan apa adanya dan tema dibawa berdasarkan kehidupan sehari-hari di sekitar kita.
Selain tiga aliran di atas, terdapat pula aliran sastra menurut Alfian Rokhmansyah yang dilansir dalam buku Studi dan Pengkajian Sastra (2014).
• Aliran Idealisme ditujukan pada sastrawan yang mengungkapkan harapan, ide, maupun cita-cita akan sesuatu berdasarkan pemikirannya.
• Aliran Materialisme bersebrangan dari Aliran Idealisme yang ditujukan pada sastrawan yang mengungkapkan harapan dan idenya berdasarkan realita yang ada sesuai situasi maupun kondisi.
• Aliran Eksistensialisme merupakan campuran dari kedua aliran sebelumnya.
Komentar
Posting Komentar